
Tentunya anda tidak ingin file-file pribadi anda dilihat atau ditemukan oleh orang lain. Karena itulah, anda memerlukan berbagai metode yang efektif untuk menyembunyikan file-file pribadi anda. Berikut adalah tips-tips untuk mengamankan file-file pribadi anda di komputer.
1. Pastikan anda tidak menyimpan file tersebut dalam lokasi yang mudah ditemukan. Gunakan jalur folder yang rumit dan jarang diakses.
Misal anda meletakan folder pribadi anda dalam desktop atau my document atau di folder terluar dari local disk anda. Tentu tidak heran bila ada orang yang secara tidak sengaja menyentuh file pribadi anda. Anda bisa membuat sebuah jalur folder yang rumit dengan folder-folder yang bercabang atau anda bisa memanfaatkan folder yang jarang diakses dalam system windows.
Misal, anda bisa menyembunyikannya dalam labirin folder system32 yang teletak di C:/windows/system32.
Bila anda melihat banyaknya folder dengan nama-nama yang tidak wajar disana, tentu hal itu akan lebih menjamin keamanan file pribadi anda. Karena file-file yang terletak di system windows sangat jarang diakses oleh pengguna komputer.
2. Hati-hati dengan keberadaan fitur recent document.
Recent document adalah sebuah fitur yang disediakan oleh windows untuk memberikan informasi tentang file-file yang baru saja anda akses. Dengan kata lain, seberapa rumit pun lokasi file-file tersebut anda sembunyikan, recent document akan dengan mudah memberitahu pengguna komputer bahwa anda baru saja mengakses file pribadi anda di lokasi tersebut.
Hal ini tentunya sangat membahayakan keamanan file pribadi anda. Karena itulah disarankan untuk mematikan fitur ini dengan:
-mengakses taskbar and start menu properties. Cukup klik kanan pada batang taskbar dan klik properties
-pilih start menu
-hilangkan tanda centang pada 2 kotak putih di bawah pilihan privacy
3. Samarkan nama file anda
Untuk memperkuat keamanan file pribadi anda, akan lebih baik bila anda tidak menggunakan nama folder atau file yang mengarah pada isi file pribadi anda. Misal anda memiliki nama folder: Foto-foto bersama pacar. Tentunya orang lain yang tidak sengaja melewati folder tersebut akan tahu bahwa folder itu merupakan folder foto-foto yang seharusnya tidak ingin anda tunjukan ke mereka.
Ubah nama file anda sesamar mungkin agar tidak mengundang rasa curiga. Hal ini juga untuk menghindari fitur file search di windows explorer yang bisa menemukan berbagai macam file dengan nama yang dicari.
4. Folder lock.
Ada berbagai macam software yang beredar dan dapat diunduh secara gratis untuk menyembunyikan file-file pribadi anda. Misal keberadaan Folder lock yang dapat mengunci atau menghilangkan folder pribadi anda dan memunculkannya kembali dengan memasukan password yang anda tentukan.
Sayangnya folder lock yang digunakan di Windows masih tidak cukup aman dan penuh celah karena masih bergantung pada software lain yang rawan di uninstal atau dibuka di sistem operasi lain seperti misalnya linux.
(Saya tidak akan memberikan link download karena sudah banyak software yang beredar. Silahkan cari sendiri di google dengan kata kunci folder lock ^_^)
5. Password encrypted Zip/Rar.
Komputernya anda pastinya terinstal winrar, winzip, 7zip dan sejenisnya kan? Cara ini menurut saya lebih aman dari folder lock karena file anda akan diletakan dalam sebuah file berformat rar atau zip yang hanya bisa diakses dengan password. Anda tidak perlu bergantung pada software lain untuk mengakses file yang ada dalam zip/rar tersebut dan sistem operasi lain pun masih memerlukan password anda untuk dapat mengaksesnya.
Sayangnya cara ini sangat tidak nyaman untuk anda yang sering mengakses file-file tersebut, terutama bila ukuran file tersebut sangatlah besar. Karena anda harus berulang kali memasukan password dan meng-ekstrak isi dari zip/rar.
Tapi apa yang tidak ingin anda lakukan untuk memberi keamanan maksimal pada file pribadi anda?
Gambar berikut adalah contoh tampilan pengkompresan file dengan 7zip:
6. Samarkan ekstensi file anda.
Metode ini adalah yang paling sederhana dan paling efektif. Bayangkan anda punya file: bulanmadu.mp4 yang merupakan video pribadi anda. Anda samarkan nama file tersebut menjadi trailer.mp4. Namun keberadaan mp4 masih dapat diakses begitu saja dengan mendobel klik file tersebut yang secara otomatis membuka video player anda.
Maka anda bisa mengubah ekstensi file tersebut menjadi trailer.docx yang bila di buka akan menjalankan program microsoft word dan menampilkan pesan error, seolah-olah file tersebut adalah file rusak. Tentunya tidak akan ada yang curiga dengan file microsoft word (Kecuali ada yang memperhatikan ukuran file yang cukup besar).
Bila extensi file anda tidak terlihat berarti anda lupa untuk mematikan fitur Hide extension file.
Ekstensi favorit saya adalah .exe dan .bat karena ekstensi tersebut mengarah pada sebuah file program yang pastinya tidak aneh bila memiliki ukuran file yang besar.
Pelajari lebih lanjut tentang cara mengubah ekstensi file pada artikel berikut:
Sembunyikan File-File pribadimu
7. Steganografi.
Steganografi merupakan istilah untuk teknik menyembunyikan kumpulan data dalam satu file samaran. Misal anda punya 100 foto yang tersimpan dalam 1 buah file txt.
Teknik ini sangat rumit dan saya pun masih tidak mampu menggunakannya. Saya pernah mendengar bahwa teknik steganografi banyak digunakan oleh orang jahat dan teroris untuk mengirimkan informasi rahasia seperti lokasi pengeboman, perampokan dll melalui email tanpa diketahui oleh CIA atau FBI (udah kaya hacker di film hollywood ya ^^)
Jika anda menggunakan keyword Steganography software atau sejenisnya, anda mungkin akan menemukan beberapa software yang dapat anda unduh untuk menyembunyikan kumpulan file anda dalam sebuah file samaran.
8. Kombinasikan beberapa cara di atas untuk memperoleh tingkat keamanan yang maksimal.
Misal saya punya kumpulan foto dan video bulan madu saya bersama istri, saya simpan dalam folder: bulan madu. Sebelumnya tidak lupa saya nonaktifkan fitur recent document. Kemudian saya samarkan nama foldernya menjadi asd. Saya masukan folder tersebut dalam sebuah rar dengan password sehingga file tersebut menjadi asd.rar. Saya ubah ekstensinya menjadi asd.exe. Kemudian saya letakan dalam c:/windows/system32/et-EE/asd.exe.
Nah, aman kan? Tapi tentunya bila keamanan anda terlalu tebal, anda juga akan semakin kesulitan menembus keamanan anda sendiri. Seperti contoh bila saya ingin mengakses file saya lagi, saya harus pergi ke jalur c:/windows/system32/et-EE/asd.exe. Merubah ekstensinya menjadi asd.rar. Kemudian memasukan password dan mengesktrak isinya. Cukup rumit kan?


Makasih atas informasinya gan, sangat membantu :)
BalasHapussama" Gan
Hapuslengkap caranya, jadi tahu deh
BalasHapusMau dipraktekin semua juga boleh gan ^_^
HapusSiapa tahu butuh...
Saya juga cari-cari yang kayak gini gan. Emang banyak yang butuh ya.
BalasHapus