Dunia yang sekarang sudah tidak bisa terlepas lagi dari apa yang disebut sebagai media digital. Pemakaian kertas semakin ditinggalkan. Buku-buku sudah menjadi e-book. Manusia tidak membutuhkan majalah dan koran lagi untuk memperoleh berita dan artikel menarik. Segala macam informasi, ilmu pengetahuan dan hiburan semua sudah berbentuk digital.
Tentunya hal ini tidak terlepas dari berbagai manfaat yang dimiliki oleh data digital dibandingkan kertas. Banyak perdebadatan yang mengambil topik antara hardcopy dan softcopy. Hardcopy adalah karya tulis cetak/fisik sedangkan softcopy adalah karya tulis digital. Namun keuntungan hardcopy yang diperdebatkan itu pun masih tidak dapat mengalahkan ribuan kelebihan dari softcopy.
Tapi masih saja ada orang yang menuntut untuk menggunakan media cetak. Contoh yang paling sederhana adalah guru-guru di sekolah yang masih menginginkan sebuah file tugas untuk di cetak/print.
Berikut berbagai manfaat softcopy / data digital dibandingkan dengan hardcopy:
1. Menghemat waktu, biaya dan tenaga
Masih perlukah mencetak ribuan majalah yang harus disebarkan dengan susah payah? Masih perlukah membeli buku pelajaran? Masih perlukah menghabiskan biaya untuk print soft file yang sudah siap baca? Softcopy tidak membutuhkan tinta, kertas, dan alat cetak.
2. Tidak memiliki berat
Puluhan buku-buku tebal akan memberatkan tas yang anda bawa dan menyakiti bahu anda.
3. Bertahan lama
Dokumen kertas lebih cepat rusak dan hancur seiring berjalannya waktu.
4. Tidak membutuhkan ruang
Masih perlukah kita bersusah payah mencari-cari arsip di antara tumpukan lemari yang memenuhi gudang? Apalah gunanya sebuah gudang dan lemari bila softcopy tidak perlu diletakan di tempat sekecil meja sekalipun.
5. Ramah lingkungan.
Jika kita ingin menyelamat bumi kita, hindari penggunaan kertas yang berlebihan. Semakin banyak kertas yang digunakan, semakin banyak pohon yang ditebang. Banyak sumber daya alam yang harus diambil untuk membuat kertas, tinta, pulpen, pensil, map plastik dan berbagai kebutuhan hardcopy lainnya.
6. Interaktif.
Ingat koran ajaib dalam film Harry Potter yang bisa menampilkan gambar gerak. Data digital tentunya bisa menyampaikan informasi dalam bentuk yang lebih interaktif. Media edukasi dalam bentuk animasi gerak, permainan, dan kuis-kuis menarik akan membuat proses belajar menjadi semakin menyenangkan dan tidak menyiksa.
7. Informasi dapat dengan mudah dicari.
Tidak perlu lagi melihat angka nomer halaman di daftar isi dan membalik kertas untuk menemukan halaman yang anda cari. Anda dapat dengan mudah menemukan bagian dari bacaan yang anda inginkan. (Ingat fungsi find dalam berbagai media seperti acrobat reader, microsoft word atau bahkan notepad?)
Anda juga tidak perlu lagi mencari buku di perpustakaan bila internet sudah menyediakan informasi yang jauh banyak dan mudah dicari.
8. Aman
Teknologi yang sekarang sudah memasuki era cloud base. Era dimana kita menyimpan data-data kita di dalam internet. Lebih spesifiknya di dalam server yang sudah memiliki banyak backup. Jadi, walau komputer dapat rusak sekalipun, data yang sudah tersimpan di internet masih bisa diakses dengan aman. (Silahkan coba dropbox atau google drive).
Ingatkah bagaimana kertas-kertas yang anda bawa dapat robek, hilang, basah, terjatuh, atau rusak? Bagaimana bila gudang arsip anda terbakar? Lebih mudah mana, melipat gandakan dokumen kertas atau data digital?
9. Nyaman
Banyak orang yang tidak suka membaca melalui komputer atau laptop. Tapi cobalah membaca melalui tablet dan smartphone berlayar lebar dan anda pasti akan merasakan kenyamanannya. Ukuran tulisan yang kecil dapat diperbesar, membalik halaman hanya memerlukan sedikit sentuhan dan menandai bagian yang sudah dibaca bukanlah hal yang sulit.
Alasan apa lagi untuk tidak menggantikan buku dengan tablet?
10. Teknologi digital masih terus berkembang
Kenyaman dan keamanan dari data digital masih terus berkembang dan akan semakin memberikan manfaat yang besar bagi kita. Beberapa orang mungkin masih belum sadar bahwa gelang tahan air yang sudah beredar di luar negeri dapat memproyeksikan tampilan smartphone di pergelangan tangan kita dan kita hanya perlu menyentuh kulit kita sendiri untuk menggunakannya.
Mungkin ada yang bilang kalau peralatan elektronik mahal. Tapi coba kita lihat kembali bagaimana Tablet dan smartphone semakin murah dan mudah didapat sehingga teknologi ini sudah bukan teknologi yang dikhususkan untuk kalangan atas.

